Tampilkan postingan dengan label Great Albums. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Great Albums. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Februari 2010

The Best Albums of the 00's

Tahun 2000an! Dekade yang luar biasa cool! Meski musik jelek dari berbagai genre banyak sekali di dekade ini, namun musik bagus pun tidak kalah banyak! Dekade 2000an bagi saya adalah dekade yang sama bahkan sedikit lebih baik dari dekade 90an dan 80an! Berikut adalah daftar album terbaik di dekade ini versi saya.



Ariel’s Music List

My favourite music albums of the 00’s

1. The Strokes – Is This It

2. The Libertines – Up The Bracket

3. The White Stripes – De Stijl

4. U2 – All That You Can’t Leave Behind

5. Arctic Monkeys – Humbug

6. Radiohead – Kid A

7. The White Stripes – Elephant

8. Yeah Yeah Yeahs – Fever To Tell

9. Arctic Monkeys – Whatever People Say I Am, That’s What I’m Not

10. Radiohead – Amnesiac

11. Paul McCartney – Chaos & Creation In The Backyard

12. The White Stripes – White Blood Cells

13. Coldplay – Viva La Vida

14. Radiohead – In Rainbows

15. Coldplay – A Rush Of Blood To The Head

16. Arctic Monkeys – Favourite Worst Nightmare

17. Beck – Sea Change

18. PJ Harvey – Stories From The City, Stories From The Sea

19. Norah Jones – Come Away With Me

20. Robert Plant & Alison Krauss – Raising Sand

21. The White Stripes – Icky Thump

22. Bob Dylan – Love & Theft

23. Coldplay – Parachutes

24. The Strokes – Room On Fire

25. Bob Dylan – Modern Times

26. The Mars Volta – Frances The Mute

27. James Blunt – Back To Bedlam

28. MGMT – Oracular Spectacular

29. U2 – How To Dismantle An Atomic Bomb

30. Sonic Youth – Murray Street

31. Pearl Jam – Backspacer

32. Damien Rice – O

33. John Mayer – Continuum

34. Sonic Youth – Rather Ripped

35. The Fireman – Electric Arguments

36. Bob Dylan – Together Through Life

37. Pete Yorn & Scarlett Johansson - Break Up

38. Sean Lennon – Friendly Fire

39. The Last Shadow Puppets – The Age Of Understatement

40. Vampire Weekend – Vampire Weekend

41. The Mars Volta – De-Loused In The Comatorium

42. The White Stripes – Get Behind Me Satan

43. Paul McCartney – Memory Almost Full

44. Yeah Yeah Yeahs – It’s A Blitz

45. Elliott Smith – Figure 8

46. Julian Casablancas – Phrazes For The Young

47. Blur – Think Tank

48. Radiohead – Hail To The Thief

49. Steely Dan – Two Against Nature

50. Amy Winehouse – Back To Black




Honorable Mention: Flaming Lips – Yoshimi Battles The Pink Robot, The Strokes - First Impressions Of Earth, Oasis – Dig Out Your Soul, Dominic Alldis – Themes From French Cinema ; Herbie Hancock – River The Joni Letters ; Album kedua The Libertines berjudul The Libertines yang sayangnya belum pernah saya dengar secara full album, baru beberapa lagu, The Raconteurs, U2 album No Line On The Horizon yang mungkin buat gw sedikit mengecewakan tapi it’s U2!! Album kedua Yeah Yeah Yeahs yang gw blom selesai dengernya, The Rolling Stones – A Bigger Bang, Dewa 19, Naif



Honorable Mention 2nd layer: Babyshambles, Them Crooked Vultures, Album reunian The Verve, Belle & Sebastian – The Life Pursuit, Kings Of Convenience, Jens Lekman, White Shoes & The Couples Company, Soundtrack Pintu Terlarang, Soundtrack Across The Universe, TRY! (album live John Mayer), Album live reunian Cream, Rod Stewart dan album-album Songbook-nya, Dream Theater - Octavarium



Artist that usually mentioned: Arcade Fire (gw belum nemu enaknya dimana), Bruce Springsteen (sedikit overrated), Sigur Ros (lumayan, meski depressing, setidaknya album Takk…), Bright Eyes (lagu First Day of My Life sangatlah bagus, favorit gw sayang gw blom menyimak Bright Eyes), Franz Ferdinand, Queens of The Stone Age, Wilco, Muse (1-2 lagu lumayan), Porcupine Tree, Guns n’ Roses – Chinese Democracy (lumayan meski ga berkesan), karya-karya Bjork era 2000an



Overrated: artis-artis hip-hop seperti Eminem, Jay-Z dll (gw ga suka hip-hop/rap)

Jumat, 22 Mei 2009

A Night At The Opera



















Review gw tentang album classic Queen, A Night At The Opera untuk majalah musik gereja, Passion

Album : A Night At The Opera

Musisi : Queen

Rating : 10/10

Album ke 4 Queen sekaligus album terbaik mereka bagi sebagian besar orang. Album ini sudah sangat terkenal dan melegenda dan album ini merupakan album yang mengangkat Queen dari band bagus menjadi no 1 band di Inggris. Banyak lagu terkenal Queen yang ada di album ini seperti Bohemian Rhapsody, Love Of My Life dan You’re My Best Friend yang merupakan lagu Queen terfavorit saya.

Mengapa album yang dirilis pada tahun 1975 ini sering disebut sebagai puncak kejeniusan Freddie Mercury (vocal, piano), Brian May (Gitar), John Deacon (Bass) dan Roger Taylor (drum)? Sederhana saja karena segala hal yang diperlukan suatu album agar disebut sebagai album bagus dimiliki album ini. Kumpulan lagu bagus dari bermacam-macam genre bersatu dengan padu di album ini. Lirik yang indah dan sound yang unik semakin memperkuat album ini.

Album ini dibuka dengan Death On Two Legs karya Mercury yang berirama rock dengan permainan gitar brilian dari jenius gitar, Brian May. Salah satu lagu pembuka album terbaik sepanjang masa! Lagu setelah Death On Two Legs adalah lagu ballad singkat bernuansa waltz berjudul Lazing On A Sunday Afternoon. Dalam 2 lagu awal saja, A Night At The Opera sudah menunjukan keragaman musik Queen yang sangat berkualitas. Lagu ke 3 adalah lagu karya Roger Taylor (dimana Taylor juga bernyanyi di lagu ini) I’m In Love With My Car. Lagu ini menunjukan keunikan Queen karena 3 dari 4 anggota Queen dapat bernyanyi dengan baik. Bisa dibilang Queen dengan segala harmonisasinya adalah penyempurnaan apa yang telah The Beatles lakukan beberapa tahun sebelumnya (Lennon dan McCartney adalah 2 penyanyi yang luar biasa, bahkan George dan Ringo pun dapat bernyanyi).

Lagu ke 4 adalah lagu favorit saya, You’re My Best Friend. Ballad menyenangkan karya John Deacon ini adalah salah satu lagu yang paling sering saya dengarkan baik ketika senang maupun ketika sedang sedih. Dentingan electric piano haunting dari John Deacon ditambah vokal bersemangat Freddie dan lirik mantap membuat lagu ini merupakan salah satu lagu terbaik Queen. You’re My Best Friend menunjukan bahwa ke 4 personil Queen dapat menciptakan lagu dengan sama baiknya. Setelah lagu You’re My Best Friend adalah lagu bernuansa pop, 39’ karya Brian May. Terdapat harmonisasi vokal yang indah dari Mercury, Taylor dan May di tengah lagu yang disusul dengan lengkingan singkat gitar Brian May yang memiliki sound unik.

Sweet Lady yang merupakan lagu glam rock karya Brian May adalah salah satu lagu yang tidak terlalu spesial dan terasa inferior jika dibandingkan dengan lagu lainnya. Seaside Rendezvous merupakan lagu waltz singkat yang menyenangkan yang mengingatkan kita akan lagu waltz Freddie lainnya, Lazing On A Sunday Afternoon. Lagu ke 8, The Prophet’s Song adalah lagu paling ambisius di album ini setelah Bohemian Rhapsody. Penuh dengan harmonisasi vokal yang rumit dan struktur lagu yang aneh membuat lagu ini merupakan salah satu lagu paling beda dalam katalog lagu Queen.

Setelah The Prophet’s Song yang unik, lagu selanjutnya adalah Love Of My Life yang merupakan salah satu lagu patah hati terbaik sepanjang masa. Vokal sempurna dan permainan piano indah Freddie didukung dengan melodi bass indah dari John Deacon sebagai latar dan permainan harpa Brian May menjadikan Love Of My Lofe sebagai lagu klasik dalam katalog Queen. Belum lagi harmonisasi vokal dan solo gitar yang luar biasa di tengah lagu. Good Company yang riang menampilkan vokal dan permainan ukulele Brian May adalah lagu yang cukup menghibur dan semakin memperkaya keberagaman gaya dalam album ini.

Bohemian Rhapsody dapat dibilang sebagai masterpiece Queen. Lagu yang sangat rumit dan memiliki struktur menarik (yang terpengaruh musik opera) ini merupakan lagu paling ambisius Queen dan salah satu lagu terbaik di era 70an. Menurut produser album ini (Roy Thomas Baker) bagian opera di tengah lagu diselesaikan selama 7 hari dan setidaknya 10-12 jam bernyanyi tanpa henti. Sebuah lagu dan kecanggihan produksi yang sangat maju untuk eranya, bahkan di era digital seperti sekarang, belum ada lagu yang mampu menandingi kecanggihan Bohemian Rhapsody. Brilliant! Jangan lupa juga solo gitar Brian May yang sangat melodius di tengah lagu. Album ini ditutup dengan God Save The Queen, lagu kebangsaan Inggris yang dimainkan secara instrumental oleh Queen (lagi-lagi sound gitar super unik dari Brian May). Sebuah penutup yang sempurna.

Album ini seperti semua album Queen sebelum album The Game tidak memakai Synthesizer untuk menghasilkan suara-suara aneh. Queen lebih memilih menggunakan instrumen atau alat-alat tradisional agar sound yang terdengar lebih alami. Tidak heran album yang menghabiskan 45 ribu poundsterling (jumlah yang sangat banyak untuk zamannya) dan 4 bulan untuk direkam ini sangatlah dipuji karena produksinya yang canggih.

Album ini merupakan album wajib bagi penggemar musik rock, bisa dibilang album standar era 70an (dekade terbaik dalam hal musik menurut saya). Queen memang merupakan band yang pantas dijadikan panutan dalam bermusik bagi siapapun. Saya menilai Queen adalah band legend yang selalu bermain dengan hati. Musiknya sangatlah padu dan tidak ada anggotanya yang berlomba-lomba untuk menjadi yang menonjol. Tidak heran mengapa Queen selalu disebutkan musisi era 80an sampai sekarang sebagai sumber inspirasi. Selalu ada yang dapat dipelajari entah dari segi teknik ataupun sound. A Night At The Opera adalah album terbaik Queen dan merupakan pilihan awal yang baik jika kita ingin mulai mendengarkan Queen.

Ariel Aditya